Anggaran Rp808 Miliar Menganggur, Krisis Air Padang Dinilai Gagal karena Lambannya Respons Pemkot

- Rabu, 28 Januari 2026 | 18:40 WIB
Anggaran Rp808 Miliar Menganggur, Krisis Air Padang Dinilai Gagal karena Lambannya Respons Pemkot

Tanggapan Pemkot: Usulan 264 Titik Sumur Bor

Wali Kota Padang, Fadly Amran, akhirnya angkat bicara menanggapi kritik tersebut. Dia menjelaskan soal usulan awal lima titik sumur bor yang sempat disorot.

Fadly menyebut, saat ini sudah ada 264 titik yang diusulkan untuk pembangunan sumur bor, tersebar di beberapa kecamatan seperti Kuranji, Padang Timur, dan Lubukilangan.

"Rapat itu kita inisiasi 5 hari lalu yang selama ini cara-cara yang kita lakukan tangki air dan lain-lain. Sepertinya tak bisa menjawab karena ini masih pas rapat lahir lah ide sumur bor,"

ujar Fadly.

"Kepala Balai bilang ajukan saja sebanyak-banyaknya, hari ini saya kirimkan. Tapi kita mesti tahu juga dari Balai kapan bisa menyelesaikan tersebut,"

sambungnya.

Menurutnya, kekeringan parah baru terjadi pekan lalu. Langkah pertama yang diambil ya penyaluran air via mobil tangki. Dia berharap penanganan krisis ini jadi kerja bareng antara pemkot, provinsi, dan pusat.

"Kita bekerja sama tanpa saling tunjuk menunjuk, sekarang datanya sudah ada, nanti what next?"

ucap Fadly.

"Kalau saran saya kita sharing saja dari Balai berapa, Kota berapa Provinsi berapa karena kalau dari kota saja kan nggak kuat,"

tutupnya.


Halaman:

Komentar