Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung mengungkap sebuah pola menarik atau lebih tepatnya, mengkhawatirkan dalam tata kelola Kemendikbudristek di era Nadiem Makarim. Menurut mereka, pengelolaan kementerian saat itu lebih banyak bertumpu pada orang-orang terdekat sang menteri. Alih-alih melibatkan pejabat resmi yang paham betul seluk-beluk dunia pendidikan, lingkaran dalamlah yang justru dominan.
Roy Riadi, salah satu JPU, menjelaskan hal ini dalam keterangannya Selasa lalu.
Pola kepemimpinan yang eksklusif dan tertutup ini, lanjut Roy, menciptakan kesenjangan komunikasi yang ekstrem. Bahkan pejabat tinggi, mulai dari level direktur hingga eselon I, diklaim tak pernah sekalipun bertemu langsung dengan menteri mereka. Evaluasi kerja? Jangan ditanya.
Artikel Terkait
Sugiono Bantah Dengar Kabar Reshuffle: Itu Wewenang Presiden
BMKG Ungkap Jeda Kering Sumatera, Maret-April Bakal Diguyur Hujan Lagi
BMKG: Hujan Lebat Masih akan Guyur Jawa hingga Awal Februari
Jaspel Nakes Banten Menguap, DPRD Buka Suara