Intinya, gempa ini dipicu oleh patahan naik di dalam lempeng, sebuah proses tektonik yang kompleks. Namun begitu, BMKG dengan tegas menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Kabar baik di tengah kecemasan warga.
Wilayah selatan Jawa memang bukan area yang tenang. Kawasan ini aktif secara tektonik akibat tabrakan dua raksasa: Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Tekanan terus menumpuk di bawah sana, dan sesekali terlepas sebagai gempa seperti yang terjadi pagi tadi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan yang berarti. BMKG juga mencatat, gempa susulan belum terdeteksi. Situasi tampaknya mulai mereda, meski kewaspadaan tentu harus tetap dijaga.
Artikel Terkait
Pramono Anung Soroti Pelayanan RS: Dokter dan Alat Tak Kalah, Tapi Keramahan Sering Kurang
I Wayan Sudirta Resmi Gantikan TB Hasanuddin di Pucuk Pimpinan MKD
Poros Baru di Timur Tengah: Saudi dan Mesir Rangkul Somalia dalam Pakta Pertahanan
Pelat Besi JPO Sahabat Raib, Warga Waswas Melangkah