Malam Jumat di Kelapa Dua Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ternyata tidak semulus aspalnya atau lebih tepatnya, sisa aspalnya. Sebuah lubang menganga di Jalan Panjang Arteri itu sukses bikin deg-degan para pengendara motor. Lokasinya persis dekat SPBU 34.115.08, dan pantauan di lokasi sekitar pukul 22.40 WIB menunjukkan lubang itu nyaris mencelakakan beberapa orang.
Bunyi benturannya keras, sampai-sampai bikin kaget pejalan kaki di trotoar sekitarnya. Beberapa pengendara hampir terpeleset setelah ban mereka menghantam lubang tersebut.
Salah satu korban adalah Ari, 32 tahun. Saat ditemui di lokasi kejadian, ia bercerita kalau pelat nomor belakang motornya sampai terlepas akibat hantaman itu.
"Jadi pas lewat, kaget juga ada lubang itu. Kebentur keras, sampai lepas pelat nomor belakang. Padahal mah laju motor saya enggak ngebut," ujarnya.
Syukurlah, Ari masih bisa mengendalikan motornya dan tidak sampai jatuh. "Aman sih, enggak kepeleset," katanya lega. Tapi masalahnya nggak berhenti di situ.
Pelat nomor yang lepas rupanya dilapisi cangkang plastik transparan yang mudah pecah. Akibatnya, serpihan plastik itu bertebaran di jalanan. Bisa dibayangkan, aspal jadi licin dan tambah berbahaya buat pengendara lain yang lewat.
Tak lama setelah insiden Ari, pengendara lain juga mengalami nasib serupa. Bunyi benturan keras kembali terdengar. Pengendara itu beruntung bisa melanjutkan perjalanan tanpa cedera, tapi jelas momen itu bikin jantung berdebar.
Ari berharap lubang itu segera ditangani. Ia juga menyoroti kondisi jalan di sekitarnya yang sudah tidak rata.
"Kan sekitar lubangnya ada gelombang-gelombang juga tuh. Nah itu semoga bisa diratain. Apalagi kan di sini banyak kendaraan yang lewat," imbuhnya.
Lubang jalan seperti ini memang jadi masalah klasik di Ibu Kota. Sudah banyak titik yang ditangani, tapi sepertinya masih banyak lagi yang mengintai di kegelapan malam, menunggu korbannya berikutnya.
Artikel Terkait
Pangeran Andrew Ditahan dan Dilepas, Polisi Lanjutkan Penyidikan Dugaan Pelanggaran Jabatan
Menag Pimpin Salat Jumat Perdana dan Sampaikan Visi Masjid Modern di IKN
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Menyeluruh Trump karena Melampaui Kewenangan
DPR Desak Evaluasi Kontrak LPDP Usai Viral Pamer Anak Jadi WNI Inggris