Pangeran Andrew Ditahan dan Dilepas, Polisi Lanjutkan Penyidikan Dugaan Pelanggaran Jabatan

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:15 WIB
Pangeran Andrew Ditahan dan Dilepas, Polisi Lanjutkan Penyidikan Dugaan Pelanggaran Jabatan

Kantor polisi Aylsham di Norfolk ramai oleh wartawan Kamis lalu. Mereka menunggu sosok penting: Pangeran Andrew, adik Raja Charles III. Ia baru saja ditahan terkait dugaan pelanggaran hukum selama masa jabatannya sebagai utusan perdagangan Inggris. Dugaan itu berkaitan dengan kasus Jeffrey Epstein, tersangka kejahatan seksual asal AS yang dokumen-dokumen rahasianya baru dibuka awal tahun ini.

Namun begitu, penahanannya tak berlangsung lama. Sekitar pukul tujuh malam waktu setempat, atau Jumat dini hari WIB, pria berusia 66 tahun itu terlihat meninggalkan kantor polisi. Ia kembali ke kediamannya di Sandringham, yang letaknya sekitar 60 kilometer dari lokasi.

“Pria yang sempat ditahan itu kini telah dilepaskan [tapi masih] dalam penyelidikan,” begitu bunyi pernyataan singkat dari Kepolisian Thames Valley. Mereka tak memberikan detail lebih jauh.

Sebelum penangkapan, suasana di rumahnya di Sandringham sudah tak tenang. Tim kepolisian dikabarkan telah melakukan penggeledahan di sana. Tindakan ini diambil setelah pihak berwenang menyelesaikan peninjauan awal atas pengaduan yang masuk. Intinya, mereka menduga ada pelanggaran jabatan publik yang terjadi.

Asisten Kepala Kepolisian Thames Valley, Oliver Wright, mencoba menjelaskan situasi yang pelik ini.

“Setelah peninjauan menyeluruh, sekarang kami telah membuka penyelidikan atas tuduhan pelanggaran jabatan publik,” ujarnya.

“Penting bagi kami untuk menjaga integritas dan objektivitas penyelidikan kami saat bekerja sama dengan mitra kami. Kami paham, perhatian publik terhadap kasus ini sangat besar. Kami akan memberikan informasi terbaru pada waktu yang tepat,” tambah Wright.

Sang Pangeran Membantah

Di sisi lain, Andrew Mountbatten-Windsor yang sudah tak lagi menyandang gelar ‘His Royal Highness’ bersikukuh membantah semua tuduhan. Ia menyangkal terlibat dalam kejahatan apa pun, termasuk segala hal yang berhubungan dengan Jeffrey Epstein. Di hari ulang tahunnya yang ke-66 ini, situasinya justru suram.

Hingga kini, Andrew juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari BBC. Permintaan itu menyusul beredarnya jutaan dokumen Epstein yang dirilis Januari lalu, yang memuat sejumlah nama dan dugaan kuat.

Koresponden BBC untuk urusan kerajaan, Sean Coughlan, mengingatkan agar publik tak terburu-buru menyimpulkan. Penangkapan ini bukan berarti Andrew sudah bersalah. Faktanya, belum ada dakwaan resmi yang dijatuhkan kepadanya.

Tapi, mau tak mau, ini adalah titik nadir yang sangat dalam. Jauh sekali dari kemegahan Istana Buckingham dan kehidupan kerajaan yang dulu ia jalani. Sebuah keterpurukan yang dramatis untuk seorang pangeran.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar