MURIANETWORK.COM - Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani sebuah perjanjian bilateral terkait tarif perdagangan. Penandatanganan ini dilakukan di sela-sela agenda Board of Peace (BoP), di mana Prabowo tercatat sebagai satu-satunya kepala negara yang melakukan pertemuan bilateral langsung dengan Trump dalam forum tersebut. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi perkembangan ini dalam sebuah jumpa pers, Jumat (20/2/2026) malam.
Pertemuan Eksklusif di Tengah Forum Global
Menurut penjelasan resmi, forum BoP dihadiri oleh lebih dari lima belas kepala negara dan pemerintahan. Namun, di antara semua pemimpin dunia yang hadir, hanya Presiden Prabowo yang secara khusus mengadakan pembicaraan bilateral dengan Presiden Trump. Pertemuan ini menandai fokus kedua negara untuk membahas dan memperkuat hubungan ekonomi secara langsung, di luar pembahasan utama forum perdamaian.
Dalam jumpa persnya, Teddy Indra Wijaya menekankan keistimewaan momen ini. "Jadi Bapak Presiden melakukan bilateral dengan Presiden Donald Trump. Jadi kemarin ada lebih dari 15 Kepala Negara dan Pemerintah," tuturnya.
Artikel Terkait
PMI asal Jembrana Ditangkap di Florida Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
Bunuh Diri Martim Fernandes Bawa Nottingham Forest Imbangi Porto di Liga Europa
Trump Tegaskan Pasukan AS Tak Akan Ditarik dari Iran Sebelum Kesepakatan Dipatuhi
Wamen Transmigrasi Resmikan Pembangunan Tanggul dan Rehab Sekolah di Gorontalo Utara