Kabupaten Sukoharjo digegerkan oleh aksi nekat seorang sopir pikap akhir pekan lalu. Mobil Daihatsu Grandmax yang dikemudikannya terlibat dalam sejumlah tabrak lari, melibatkan beberapa motor di wilayah Sukoharjo hingga Kota Solo. Ternyata, semua itu berawal dari satu niat jahat: mencoba menculik seorang remaja perempuan.
Semuanya bermula Sabtu (24/1) siang. Sopir berinisial MDA (23) ini meminjam mobil pikap milik rekan kerjanya. Dia tidak sendirian, dua orang temannya, ARM (23) dan MB (23), ikut serta dalam perjalanan itu.
Menurut sejumlah saksi, suasana tenang di Jalan Kresno, Desa Manang, tiba-tiba berubah. Saat itulah MDA melihat targetnya: seorang siswi berinisial MPS (19) yang baru pulang dari minimarket. Dengan motor, korban melintas di jalan itu.
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Zaenudin, memaparkan kronologinya.
"Korban pulang dari minimarket dengan menggunakan motor. Sesampainya di Jalan Kresno, ada Grandmax yang berhenti dan menghalangi jalan, melintang," jelas Zaenudin, Selasa (27/1/2026).
Awalnya, MPS mungkin cuma berpikir ada mobil yang salah manuver. Tapi rasa was-was itu terbukti. Begitu dia mencoba melintas, sang sopir tiba-tiba turun. Gerakannya cepat: menghentikan motor korban dan langsung melepas kuncinya.
Artikel Terkait
Oknum Petugas di Pelabuhan Ciwandan Diduga Jual Tiket dengan Harga Lebih Mahal
Manchester United Kukuhkan Posisi Ketiga Usai Tundukkan Aston Villa 3-1
Menhub Sebut Antrean Truk di Bandar Bakau Jaya Bagian dari Strategi Urai Kepadatan Merak
BRIN dan Agrinas Palma Jalin Kerja Sama Dongkrak Riset Sawit Berkelanjutan