Kekacauan pun dimulai.
"Terduga pelaku berusaha memasukkan korban ke dalam mobil lewat pintu sebelah kiri. Korban meronta, tidak berhasil dan dicoba dimasukkan ke pintu sebelah kanan," lanjut Zaenudin menggambarkan situasi mencekam itu.
Untungnya, teriakan korban menarik perhatian warga sekitar. Mendengar jeritan dan melihat keributan, mereka segera berusaha menolong. Gagal menculik dan ketakutan, MDA serta kawan-kawannya pun kabur. Mereka melompat ke dalam Grandmax dan membanting setir.
Dalam pelarian panik itulah, sejumlah motor menjadi korban. Pikap itu nyaris tak terkendali, menabrak kendaraan di beberapa titik di Kecamatan Baki dan Kartasura, Sukoharjo, hingga merembet ke Kecamatan Laweyan di Kota Solo. Suara benturan dan teriakan memecah kesibukan jalan.
Namun aksi mereka tak berlangsung lama. Warga yang geram akhirnya berhasil mengepung dan menghentikan laju Grandmax itu. Ketiga pelaku pun diamankan dan dibawa ke Mapolsek Grogol untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebuah aksi kriminal yang berantakan, berawal dari niat buruk dan berakhir di tangan polisi.
Artikel Terkait
Dua Jenderal Puncak China Dipecat, Bergulirnya Rumor Kudeta terhadap Xi Jinping
Hari Terakhir Operasi Modifikasi Cuaca, Jakarta Siaga Hadapi Hujan Lebat
Longsor Dini Hari di Bandung Barat, 30 Rumah dan 23 Marinir Tertimbun
Jenazah Sandera Terakhir Israel Tiba, Trump Desak Hamas Letakkan Senjata