Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru-baru ini buka suara. Ternyata, ada tawaran yang mengalir ke dirinya untuk menduduki kursi menteri kepolisian. Tawaran itu muncul seiring wacana memindahkan Polri ke bawah sebuah kementerian khusus.
Dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Senayan, Senin lalu, Sigit mengungkapkan hal itu dengan cukup blak-blakan. Dia menyebut beberapa kali mendapat desakan terkait masa jabatannya yang sudah mendekati lima tahun.
Begitu penegasannya di hadapan para anggota dewan.
Lalu, apa pilihannya? Sigit justru punya jawaban yang mengejutkan. Daripada menerima tawaran menteri, dia lebih memilih jadi petani. Serius? Ya, begitulah pernyataannya.
Alasannya jelas. Menurut Sigit, ide memasukkan Polri ke dalam struktur kementerian justru berbahaya. Bukan cuma melemahkan institusi Bhayangkara, tapi juga negara dan posisi Presiden RI sendiri.
imbuhnya tegas.
Artikel Terkait
Ketua Banggar DPR: Tommy Djiwandono Layak Jadi Deputi BI, Tak Perlu Dikhawatirkan
Saya Lebih Baik Jadi Petani! – Kapolri Tolak Keras Wacana Polri Dibawah Kementerian
Hujan Deras Hentikan Pencarian, Korban Longsor Pasirlangu Bertambah Jadi 29 Jiwa
Adies Kadir Resmi Mundur dari Golkar Usai Lolos ke Mahkamah Konstitusi