Tak cuma Ali, di momen yang sama, Bestari Barus juga memilih berlabuh ke PSI. Menurut Barus, dalam dinamika politik kita, perpindahan seperti ini hal yang wajar dan sangat mungkin terjadi.
"Dan begini, saya kira dalam sistem perpolitikan kita ini sangat dimungkinkan bahwa pertemuan antara 1-2 partai atau bahkan lebih dari itu, dimungkinkan terjadi dalam hal-hal yang strategis. Pilkada kah? Kemudian Pemilu damai kah? Kita bertemu juga pilpres kah? Untuk kemudian ada peluang-peluang berkoalisi karena kesamaan pandang," jelasnya.
Jadi, kalau Rusdi akhirnya ikut serta, daftar eks NasDem di PSI akan semakin panjang. Posisi Rusdi di DPR sendiri cukup strategis. Dia menduduki kursi Wakil Ketua Komisi III, menggantikan Ahmad Sahroni yang terseret polemik demonstrasi besar-besaran pada Agustus 2025 lalu. Perpindahannya, jika benar, tentu akan memberi warna baru pada peta politik yang sudah ramai ini.
Artikel Terkait
Polri Garap 1,3 Juta Hektar Sawah Jagung, Panen Capai 3,5 Juta Ton
Polres Dumai Gelar Lari Pagi, Akhiri dengan Penanaman Pohon
Jenderal Andalan Xi Jinping Dicopot, Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir ke AS
Nadiem Jalani Sidang Korupsi Chromebook Meski Masih dalam Perawatan