Militer Israel sedang menyelidiki salah satu tentaranya. Kasusnya cukup serius: sang prajurit diduga merekayasa penculikan seorang tahanan Palestina, lalu meminta uang tebusan dari keluarga korban.
Menurut laporan Times of Israel, kejadiannya bermula di sebuah fasilitas penahanan. Seorang penjaga dari polisi militer memotret tahanan Palestina itu. Foto itu kemudian dikirim ke keluarganya dengan klaim palsu seolah-olah pria itu telah diculik.
Nah, di sisi lain, Israeli Army Radio punya laporan terpisah yang lebih gamblang. Mereka menyebut tentara itu tak cuma bohong, tapi juga menuntut transfer uang dari keluarga. Katanya, tebusan itu sebagai syarat pembebasan.
Militer Israel sudah mengonfirmasi kasus ini kepada AFP. Mereka bilang penyelidikan internal sudah dimulai, tapi rinciannya ditutup rapat-rapat.
Artikel Terkait
Kapolri Ajak Mahasiswa Bersatu Dukung Langkah Pemerintah Hadapi Tantangan Global
Timnas Indonesia Luncurkan Jersey Baru, Kandang Bergaya Vintage dan Tandang Berinspirasi Batik Modern
KPK Turun Tangan Selidiki Harga Obat di Indonesia yang 5 Kali Lipat dari Malaysia
Kapolri Tegaskan Perubahan Paradigma Polri: Dari Menjaga ke Melayani