Militer Israel sedang menyelidiki salah satu tentaranya. Kasusnya cukup serius: sang prajurit diduga merekayasa penculikan seorang tahanan Palestina, lalu meminta uang tebusan dari keluarga korban.
Menurut laporan Times of Israel, kejadiannya bermula di sebuah fasilitas penahanan. Seorang penjaga dari polisi militer memotret tahanan Palestina itu. Foto itu kemudian dikirim ke keluarganya dengan klaim palsu seolah-olah pria itu telah diculik.
Nah, di sisi lain, Israeli Army Radio punya laporan terpisah yang lebih gamblang. Mereka menyebut tentara itu tak cuma bohong, tapi juga menuntut transfer uang dari keluarga. Katanya, tebusan itu sebagai syarat pembebasan.
Militer Israel sudah mengonfirmasi kasus ini kepada AFP. Mereka bilang penyelidikan internal sudah dimulai, tapi rinciannya ditutup rapat-rapat.
Artikel Terkait
Menko Hukum dan HAM Buka Suara: Status WNI yang Jadi Tentara Asing Tak Hilang Otomatis
Menteri Trenggono Jatuh Saat Pimpin Pelepasan Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat
Dari Kritik Pedas ke Pujian: Trump Berbalik Arah Puji Keberanian Tentara Inggris
Jakarta Perang Lawan Banjir: Dari Modifikasi Cuaca hingga Pengerukan Sungai