Militer Israel sedang menyelidiki salah satu tentaranya. Kasusnya cukup serius: sang prajurit diduga merekayasa penculikan seorang tahanan Palestina, lalu meminta uang tebusan dari keluarga korban.
Menurut laporan Times of Israel, kejadiannya bermula di sebuah fasilitas penahanan. Seorang penjaga dari polisi militer memotret tahanan Palestina itu. Foto itu kemudian dikirim ke keluarganya dengan klaim palsu seolah-olah pria itu telah diculik.
Nah, di sisi lain, Israeli Army Radio punya laporan terpisah yang lebih gamblang. Mereka menyebut tentara itu tak cuma bohong, tapi juga menuntut transfer uang dari keluarga. Katanya, tebusan itu sebagai syarat pembebasan.
Militer Israel sudah mengonfirmasi kasus ini kepada AFP. Mereka bilang penyelidikan internal sudah dimulai, tapi rinciannya ditutup rapat-rapat.
"Menyusul insiden tersebut, penyelidikan telah dibuka oleh Unit Penyelidikan Internal," begitu bunyi pernyataan resmi mereka.
"Kami tidak akan memberikan rincian penyelidikan selama masih berlangsung."
Soal tahanannya sendiri, Times of Israel melaporkan pria Palestina itu ditahan saat berusaha masuk Israel secara ilegal. Dia berasal dari Tepi Barat yang diduduki.
Artikel Terkait
Polisi Gerebek Kawasan Tanah Abang, Amankan Lima Tersangka dan Puluhan Paket Sabu
Presiden Prabowo Lantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Komunikasi dan Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina
Pemprov DKI Targetkan 445 RW Kumuh Tuntas Ditata hingga 2027, Bantaran Rel Jadi Prioritas
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Faisol Hanif Dialihkan ke Wakil Menko Pangan