Merespons laporan itu, BPBD Serang langsung berkoordinasi dengan Basarnas Banten. Personel segera diterjunkan ke lokasi kejadian perkara.
Di hari pertama pencarian, tim gabungan membagi dua kekuatan. Satu unit menyisir aliran air menggunakan perahu karet, menjelajah sekitar 2 kilometer dari titik hilangnya korban. Unit lain melakukan pemantauan dari udara dengan bantuan drone thermal, memindai setiap sudut yang mungkin.
Hasilnya? Belum membuahkan titik terang. Pencarian dihentikan sementara pada Minggu sore karena cahaya mulai redup. Rencananya, operasi akan dilanjutkan lagi besok pagi.
Operasi besar-besaran ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari BPBD dan Basarnas Banten, damkar dari Pos Tanara dan Jawilan, unsur TNI-Polri seperti Koramil Carenang dan Polres Serang, hingga pemerintah kecamatan, desa, dan tentu saja, warga setempat yang turun langsung membantu.
Artikel Terkait
Krisis Timur Tengah Picu Ancaman dan Peluang bagi Ekonomi Indonesia
Andakara Prastawa Pimpin Tim Merah IBL All-Star 2026, Susun Skuad Campur Senior dan Muda
Jakarta Dipastikan Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup Perdana pada 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz