PM Jepang Dukung Trump Raih Nobel Perdamaian, Ini Alasannya
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi secara resmi akan menominasikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt selama kunjungan Trump ke Jepang.
Kunjungan Trump ke Jepang dan Pertemuan dengan Kaisar
Kedatangan Trump di Tokyo terjadi pada hari Senin setelah sebelumnya menghadiri pertemuan ASEAN di Malaysia. Dalam kunjungannya, Trump telah melakukan pertemuan dengan Kaisar Jepang Naruhito dan mengadakan pembicaraan bilateral dengan PM Takaichi yang membahas berbagai isu ekonomi dan keamanan regional.
Alasan Nominasi Nobel Perdamaian untuk Trump
PM Takaichi menyatakan kekagumannya terhadap kepemimpinan Trump dengan mengatakan, "Dalam waktu sesingkat itu, dunia mulai menikmati lebih banyak kedamaian." Ia juga menambahkan, "Saya sendiri sangat terkesan dan terinspirasi oleh Anda, Bapak Presiden."
Ambisi Trump dan Dukungan Pemimpin Dunia Lainnya
Sejak kembali berkuasa pada Januari 2025, Trump memang secara terbuka menyatakan ambisinya untuk meraih Hadiah Nobel Perdamaian. Klaimnya tentang mengakhiri beberapa konflik global mendapatkan dukungan dari berbagai pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Gabon Brice Oligui Nguema, dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet.
Sejarah Presiden AS Peraih Nobel Perdamaian
Sebelumnya, dua presiden Amerika Serikat telah berhasil meraih penghargaan bergengsi ini, yaitu Jimmy Carter dan Barack Obama. Jika Trump berhasil memenangkannya, ia akan menjadi presiden AS ketiga yang menerima Nobel Perdamaian.
Artikel Terkait
Tugu Insurance Cetak Laba Bersih Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
Menkeu Purbaya Akan Berangkat Haji 21 Mei 2026, Sisipkan Doa Khusus agar Ekonomi Indonesia Makin Kuat
Pemerintah Siapkan Stimulus Baru, Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026
OJK: Piutang Multifinance Tumbuh Tipis, Pembiayaan Digital dan Pegadaian Melesat