Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, baru saja memberikan kabar terbaru soal penyaluran bantuan langsung tunai sementara (BLTS). Ternyata, bantuan ini sudah menjangkau lebih dari 27,3 juta keluarga penerima manfaat. Angka yang cukup besar, bukan?
Dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (21/11), Gus Ipul memaparkan, "Progres penyaluran BLTS Kesra total 27.335.477 KPM sudah disalurkan."
Penyalurannya sendiri ditangani oleh Himbara dan PT Pos Indonesia. Kalau dirinci, Bank Mandiri sudah menyalurkan ke 4,02 juta KPM, disusul BNI yang menjangkau 5,14 juta KPM. BRI bahkan lebih banyak lagi, yaitu 5,39 juta KPM, sementara BSI menyalurkan ke 489.698 KPM. Nah, untuk PT Pos Indonesia, angkanya cukup signifikan: 12,28 juta KPM.
Di sisi lain, Gus Ipul juga menyentuh soal bantuan sosial reguler. Untuk bantuan pangan non-tunai atau sembako, misalnya, sudah diterima oleh hampir 6,9 juta KPM.
Dari jumlah itu, sekitar 6,09 juta KPM mendapat bantuan melalui Himbara. Sedangkan PT Pos Indonesia bertanggung jawab menyalurkan ke 783 ribu KPM lebih.
Tapi, masih ada pekerjaan rumah. Menurut Gus Ipul, "Bantuan sembako triwulan keempat yang belum disalurkan sebanyak 11.401.872 KPM."
Selain itu, ada juga Program Keluarga Harapan (PKH) untuk triwulan ini. Sudah sekitar 9,4 juta KPM yang menerimanya.
Yang penting, Gus Ipul menegaskan bahwa semua biaya operasional penyaluran sudah ditanggung pemerintah. Ia mengingatkan, tidak boleh ada pemotongan dalam proses penyaluran bansos ini. Titik.
Artikel Terkait
KPK Periksa Kembali Heri Black dalam Kasus Dugaan Korupsi di Ditjen Bea dan Cukai
Pemborosan Rp12 Triliun Per Tahun Terungkap, Program Makan Bergizi Gratis Disebut Alami Jual-Beli Titik Dapur
Ekonom Sebut Kelemahan Pemerintahan Prabowo Ada pada Komunikasi Kebijakan, Respons Publik Dinilai Lambat
Ade Jona Prasetyo Pimpin HIPMI Periode 2026–2029, Terpilih Secara Aklamasi di Munas XVIII