Dini hari yang gelap di Kampung Pasir Kuning, Cisarua, Bandung Barat, berubah menjadi mencekam. Tanah tiba-tiba bergerak, menenggelamkan puluhan rumah warga dalam sekejap. Setidaknya 30 rumah tertimbun material longsor yang ganas. Sayangnya, bencana ini juga merenggut nyawa. Sejumlah warga dilaporkan menjadi korban jiwa.
Menurut sejumlah saksi, longsor dahsyat itu terjadi tepat pada Sabtu (24/1) pukul tiga pagi. Namun begitu, kondisi sebenarnya sudah mengkhawatirkan sejak dua hari sebelumnya. Kawasan itu diguyur hujan deras tak henti, disertai angin yang menerjang kencang. Kombinasi mematikan itulah yang diduga menjadi pemicu utamanya.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengonfirmasi kronologi kejadian.
"Kejadiannya sekitar jam 03.00 pagi, pusatnya di RT 05/11. Memang sudah dua hari ini hujan terus," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Pendataan awal memang menunjukkan sekitar 30 rumah tertimbun. Tapi angka itu masih bisa berubah. "Untuk rumah yang tertimbun informasi awal ada 30, cuma kita masih terus pastikan. Kemudian kita masih belum bisa memastikan berapa korbannya ya," tambah Nur Awaludin. Situasi di lapangan masih sangat kacau, pencarian dan pendataan terus berjalan.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Rapat Dadakan di Bogor Usai Tur Dunia
Tim Ahli KLH Turun ke Cisarua, Telusuri Dampak Urbanisasi Pasca-Longsor
Kiai Miftah: Ketegasan dan Restu Mbah Moen di Balik Kemantapan Posisi Rois Aam NU
Video Bantah Klaim Resmi: Tewas Ditembak Petugas Imigrasi Saat Bantu Pengunjuk Rasa