“TNI AL tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit,” ujarnya lagi. Menurutnya, aparat gabungan TNI-Polri sudah bertindak cepat mengamankan situasi di lokasi kejadian.
Di sisi lain, nasib korban tak dilupakan. Pihak TNI AL telah menyerahkan bantuan pengobatan sekaligus tali asih kepada guru berinisial BS itu. Saat ini, korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Prof Kandou di Manado untuk perawatan yang lebih memadai.
“Korban mengalami luka akibat kejadian tersebut dan segera mendapatkan penanganan awal,” imbuh Dery menerangkan proses evakuasi. Setelah pertolongan pertama, korban dievakuasi menggunakan kapal penumpang dari Talaud menuju Manado.
Insiden memilukan ini tentu menjadi catatan kelam. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan, sambil menunggu pemulihan sang guru yang menjadi korban.
Artikel Terkait
Tim Ahli KLH Turun ke Cisarua, Telusuri Dampak Urbanisasi Pasca-Longsor
Longsor Dahsyat di Bandung Barat Tenggelamkan Puluhan Rumah, Korban Jiwa Dikhawatirkan
Kiai Miftah: Ketegasan dan Restu Mbah Moen di Balik Kemantapan Posisi Rois Aam NU
Video Bantah Klaim Resmi: Tewas Ditembak Petugas Imigrasi Saat Bantu Pengunjuk Rasa