Namun begitu, efek domino dari pemadaman itu ternyata lebih luas. Bukan cuma lampu yang padam. Konektivitas internet juga ikut anjlok. Menurut laporan dari monitor internet NetBlocks, terjadi penurunan signifikan konektivitas di Greenland. Dampaknya paling terasa tentu di ibu kota, Nuuk. Bayangkan, kota itu tak hanya gelap, tapi juga terisolasi secara digital untuk beberapa saat.
Yang menarik, insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah pemerintah setempat membagikan brosur berisi saran kesiapan menghadapi krisis. Seolah dapat peringatan dini, tapi tetap saja kejadiannya mengejutkan.
Di sisi lain, isu tentang Greenland belakangan memang hangat diperbincangkan, bukan cuma soal cuaca. Presiden AS kala itu, Donald Trump, sempat berulang kali menyebut keinginannya bahkan dengan ancaman paksa untuk merebut wilayah otonom di bawah Denmark tersebut. Niat itu rupanya mengendur setelah pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, pada Rabu lalu. Mereka dikabarkan telah menyepakati sebuah "kerangka kerja" terkait pulau Arktik itu. Entah apa isinya, yang jelas krisis listrik di Nuuk mengingatkan semua pihak betapa rapuhnya infrastruktur di daerah terpencil, sekaligus betapa berharganya energi yang sering kita anggap remeh.
Artikel Terkait
Tim Ahli KLH Turun ke Cisarua, Telusuri Dampak Urbanisasi Pasca-Longsor
Longsor Dahsyat di Bandung Barat Tenggelamkan Puluhan Rumah, Korban Jiwa Dikhawatirkan
Kiai Miftah: Ketegasan dan Restu Mbah Moen di Balik Kemantapan Posisi Rois Aam NU
Video Bantah Klaim Resmi: Tewas Ditembak Petugas Imigrasi Saat Bantu Pengunjuk Rasa