Angin malam yang menggila di Nuuk ternyata membawa konsekuensi serius. Ibu kota Greenland itu terjerembab dalam kegelapan total Sabtu malam lalu, tepatnya sekitar pukul setengah sebelas. Penyebabnya? Kegagalan transmisi listrik yang dipicu cuaca buruk. Sekitar 20.000 penduduk kota merasakan langsung dampak blackout besar-besaran ini.
Memang, sebagian besar pasokan listrik di sana berasal dari tenaga air. Tapi tampaknya itu tak cukup menghadapi amukan angin. Untungnya, situasi tak berlangsung lama. Kini, setelah semalam bergulat dengan gelap, warga Nuuk sudah bisa bernapas lega. Listrik, air mengalir, dan yang paling penting di iklim Arktik, pemanas ruangan telah berfungsi kembali.
Perusahaan utilitas negara, Nukissiorfiit, mengonfirmasi kabar baik itu melalui unggahan di Facebook.
Begitu bunyi pernyataan mereka, melegakan tentunya.
Artikel Terkait
Tim Ahli KLH Turun ke Cisarua, Telusuri Dampak Urbanisasi Pasca-Longsor
Longsor Dahsyat di Bandung Barat Tenggelamkan Puluhan Rumah, Korban Jiwa Dikhawatirkan
Kiai Miftah: Ketegasan dan Restu Mbah Moen di Balik Kemantapan Posisi Rois Aam NU
Video Bantah Klaim Resmi: Tewas Ditembak Petugas Imigrasi Saat Bantu Pengunjuk Rasa