Menteri Tito Soroti Alih Fungsi Lahan di Balik Longsor Pasirlangu

- Minggu, 25 Januari 2026 | 20:15 WIB
Menteri Tito Soroti Alih Fungsi Lahan di Balik Longsor Pasirlangu

Kabut tipis masih menyelimuti perbukitan Cisarua, Bandung Barat, Minggu lalu. Di tengah suasana itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berdiri menatap lokasi longsor di Desa Pasirlangu. Raut wajahnya serius. Bencana yang terjadi beberapa hari sebelumnya bukan hanya meninggalkan guratan tanah merah yang menganga, tapi juga duka. Ada korban jiwa, dan beberapa warga masih dinyatakan hilang.

"Saya turut berduka atas musibah ini, ada yang wafat, kemudian juga ada yang masih hilang dalam pencarian,"

ucap Tito dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, hujan deras memang jadi pemicu. Namun begitu, akar masalahnya lebih dalam. Struktur tanah di kawasan itu sendiri sudah bermasalah cenderung gembur dan kurang kokoh. Beban sedikit saja bisa membuatnya amblas.

Faktor lain yang ia soroti adalah perubahan lanskap perbukitan. Banyak tanaman pelindung, yang akarnya kuat menancap ke dalam tanah, telah digantikan dengan kebun sayur dan tanaman hortikultura jangka pendek.

"Tanaman pelindungnya yang akarnya menancap ke dalam ya, yang bisa memperkuat struktur tanah itu, banyak berganti hortikultura, sayur-sayuran lain-lain ini ya. Nah itu membuat rentan sekali kalau terjadi hujan deras,"

jelas Tito.

Untuk saat ini, upaya terpusat pada dua hal: mencari korban hilang dan memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi. Tito mengapresiasi kerja sama semua pihak di lapangan, mulai dari relawan, TNI-Polri, hingga pemerintah daerah dan pusat yang bahu-membahu.

"Dari Pak Gubernur, kemudian dari Pak Bupati, jajaran, TNI, Polri, relawan, pemerintah pusat, semua bergerak untuk membantu,"


Halaman:

Komentar