Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia di Apartemen Mewah Dharmawangsa

- Minggu, 25 Januari 2026 | 07:05 WIB
Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia di Apartemen Mewah Dharmawangsa

Dunia media sosial kembali berduka. Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal di apartemen mewahnya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Hingga saat ini, penyebab kematiannya masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan kabar tersebut pada Jumat (23/1/2026).

"Benar, seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal di Apartemen sekitar Dharmawangsa. Korban ditemukan oleh petugas keamanan," ujarnya.

Lantas, bagaimana kronologi kejadiannya? Berikut beberapa poin yang berhasil dihimpun.

Kronologi Penemuan

Semua berawal dari kekhawatiran. Asisten rumah tangga (ART) Lula dilaporkan merasa cemas karena majikannya tak kunjung membuka pintu meski sudah diketok berulang kali. Kekhawatiran itu makin menjadi karena Lula diketahui sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik.

Petugas keamanan pun akhirnya yang memastikan hal terburuk.

"Iya, ditemukan sendiri oleh petugas keamanan karena ada kekhawatiran ART di mana saat diketok tidak buka pintu," jelas Budi Hermanto.

Ia menambahkan, "Dan diketahui bahwa kondisi kesehatan lagi kurang sehat."

Kondisi Saat Ditemukan

Sayangnya, pertolongan sudah terlambat. Menurut penuturan polisi, saat ditemukan, tubuh Lula sudah tak bernyawa dan dalam keadaan kaku. Adegan menyedihkan itu terjadi di dalam apartemennya, tanpa kehadiran orang lain di sekitarnya.

"(Kondisi saat ditemukan) sudah meninggal dan kaku," ujar Budi.

"Iya, ditemukan sendirian oleh petugas keamanan," imbuhnya, menegaskan kesendirian Lula pada saat penemuan.

Proses Selanjutnya

Setelah kejadian, jenazah Lula Lahfah segera dipindahkan. Untuk kepentingan visum dan penyelidikan lebih lanjut, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. Di sanalah proses hukum selanjutnya mulai berjalan, sementara keluarga dan penggemarnya masih mencoba mencerna kabar duka ini.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar