Malam itu, di pinggir Jalan Raya Narogong yang ramai, seorang bocah perempuan ditemukan warga dalam keadaan menangis. Lokasinya di Desa Dayeuh, Cileungsi, Bogor. Ia terlihat ketakutan dan sendirian.
Menurut sejumlah saksi, gadis kecil itu mengaku ingin diantarkan ke rumah ibunya. "Ibu saya tinggal di belakang pasar Cileungsi," begitu kira-kira ucapannya pada warga yang menolong.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, membenarkan kejadian ini. Laporannya diterima polisi pada Jumat malam, tanggal 23 Januari.
"Dari hasil komunikasi, diketahui bahwa anak tersebut meminta untuk diantar ke rumah ibunya dan menolak pulang ke rumah ayahnya karena kedua orang tuanya sudah pisah rumah," jelas Edison, Sabtu (24/1).
Rupanya, situasi keluarganya yang rumit jadi penyebabnya. Sang anak lebih memilih tinggal dengan ibunya. Informasi ini yang kemudian jadi petunjuk bagi polisi untuk melacak keluarganya.
Di sisi lain, keluarga si anak ternyata sudah kebingungan mencari sejak sore hari. Mereka tak menyangka anaknya bisa pergi sejauh itu.
Setelah berkoordinasi, polisi pun berhasil melacak tempat tinggal nenek si bocah. Mereka segera mengantarkan anak itu ke sana.
"Betul, cucu saya itu hilang. Kami sudah cari kemana-mana," ujar sang nenek saat polisi tiba. Raut lega terlihat jelas di wajahnya.
Proses penyerahan akhirnya berjalan lancar. Bocah perempuan itu kembali dalam pangkuan keluarganya.
Edison menutup pernyataannya dengan apresiasi. Kerja sama warga yang sigap melaporkan, katanya, sangat membantu langkah cepat polisi dalam mengatasi kasus ini. Semuanya berakhir baik.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang, Amankan 220 Kilogram Narkoba Siap Edar
Merek Mobil China Kuasai Pasar Bosnia di Tengah Lonjakan Harga BBM dan Krisis Energi
Israel Tunjuk Duta Besar Pertama untuk Somaliland, Perkuat Hubungan dengan Wilayah Pecahan Somalia
Pemuda Tewas dalam Kebakaran di Tallo, Pelaku Didiksa ODGJ Kakak Korban