Operasi modifikasi cuaca di Jakarta dan sekitarnya bakal digenjot. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru-baru ini menambah armada pesawatnya untuk misi itu. Tadinya cuma dua, sekarang jadi enam pesawat yang siap terbang.
Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, menjelaskan alasan di balik penambahan ini. Menurutnya, prediksi BMKG untuk minggu ini dan depan cukup serius: hujan diprakirakan bakal lebat. Makanya, operasi perlu diperkuat.
"Kami tambah perkuatan OMC-nya," ujar Suharyanto, Sabtu lalu.
"Semula hanya dua pesawat satu dari BNPB dan satu dari Pemda DKI menjadi enam pesawat. Empat dari BNPB, satu Pemda DKI, dan satu lagi dari Pemda Jabar. Cakupannya seluruh DKI dan daerah penyangganya," jelasnya.
Di sisi lain, Plt Kapusdatin BNPB Muhari menyebut operasi yang sudah berjalan ini cukup efektif. Evaluasi dari 12 hingga 22 Januari menunjukkan angka keberhasilan rata-rata 48 persen. Tapi, Muhari buru-buru meluruskan pemahaman yang sering keliru soal OMC.
"Efektif, iya. Tapi yang perlu dipahami, OMC ini bukan untuk menghilangkan hujan sama sekali," katanya.
Artikel Terkait
Kapolri Goyang Pucuk Pimpinan, Sejumlah Kapolda Berganti Wajah
97 Negara Bisa Langsung Masuk Indonesia, Cukup Urus Visa di Bandara
Domino Mutasi Polri: Kapolda Sumsel hingga Kadiv Humas Berganti Wajah
Warga Petogogan Bersihkan Sisa Banjir, Genangan Terakhir Bertahan di Pulo Raya