Sirene peringatan di Bendung Air 10 Sungai Cisadane, Kota Tangerang, tiba-tiba memecah keheningan. Bunyinya yang melengking itu bukan tanpa sebab tinggi muka air sungai terus naik akibat guyuran hujan yang tak henti-henti. Status siaga tiga pun resmi diberlakukan.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, membenarkan kabar tersebut.
Menurut Taufik, kondisi Sungai Cisadane sendiri memang masih bertahan di status siaga 3. Namun begitu, para petugas sudah disiagakan penuh. Mereka bersiap mengantisipasi segala kemungkinan, terutama jika debit air tiba-tiba melonjak.
Di sisi lain, Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, punya penjelasan lain. Baginya, bunyi sirene itu adalah langkah preventif. Sebuah peringatan dini untuk masyarakat, khususnya mereka yang rumahnya berdekatan dengan bantaran sungai, agar segera meningkatkan kewaspadaan.
Tak butuh waktu lama, informasi ini langsung menyebar. Di media sosial dan berbagai grup percakapan, video sirene yang berbunyi ramai dibagikan. Reaksi warga beragam. Ada yang mendoakan agar banjir cepat surut, tak sedikit pula yang mengingatkan warga lain untuk bersiap-siap evakuasi.
Artikel Terkait
Longboat Terbalik di Halmahera Selatan, Satu Tewas dan Satu Masih Hilang
Tebing Ambrol di Bogor, Rumah Tertimpa dan Mobil Tertimbun
Air Surut di Sejumlah Titik, Jakarta Barat Masih Berjuang Hadapi Genangan
Pemotor Ngamuk Tusuk Warga Usai Ditegur Merokok di Jalan