Untung menjelaskan lebih lanjut soal jaringan yang dibangun tersangka.
"Yang bersangkutan dalam kegiatannya bertindak selaku penghubung antarnegara yaitu Bangladesh-Malaysia dan Australia. Indonesia hanya negara transit dan penampungan,"
tandasnya.
Singkatnya, operasi ini memutus satu mata rantai penting. Penangkapan di Turki menunjukkan kolaborasi internasional bekerja, meski prosesnya tentu tidak mudah. Buronan itu kini sudah berada di tangan pihak berwajib untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
Artikel Terkait
Korlantas dan Kemenhub Gelar Doa Bersama Jelang Operasi Ketupat 2026
Pemimpin Baru Iran Tegaskan Komitmen Balas Dendam ke AS dan Israel
Polisi Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak
Pemerintah Kaji Opsi Penghematan BBM Antisipasi Dampak Geopolitik