Malam ini, satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT akhirnya berhasil dibawa turun dari Gunung Bulusaraung. Evakuasi ke Posko Tompobulu di Kabupaten Pangkep, Sulsel, menandai langkah pertama yang berat dalam proses pemulihan ini. Sementara itu, lima jenazah lain masih tertinggal di atas, dengan rencana evakuasi udara yang akan dilakukan esok hari.
Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, memberikan konfirmasinya.
"Sekitar pukul 17.56 Wita, satu korban berhasil kita angkat ke puncak. Rencananya sekarang proses penurunan ke Posko," ujarnya.
Menurut Dody, proses membawa jenazah tersebut dilakukan lewat jalur darat yang terjal menuju Posko Operasi SAR di Desa Tompobulu. Perjalanan itu memakan waktu berjam-jam. Barulah sekitar pukul 21.15 Wita, jenazah tiba di pintu masuk jalur pendakian. Dari sana, jenazah langsung dibawa ke pos DVI untuk proses identifikasi dan pemberian label.
Lima jenazah lainnya masih berada di lokasi yang sulit, sekitar 300 meter dari puncak Bulusaraung. Kondisi medan yang ekstrem membuat tim memutuskan cara berbeda untuk mereka. Kelimanya sudah dikumpulkan di satu titik, menunggu helikopter.
Artikel Terkait
Aceh Perpanjang Masa Darurat Bencana untuk Keempat Kalinya
Ahok Diperiksa sebagai Saksi Kunci Kasus Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp285 Triliun
Arcandra di Sidang Korupsi Minyak: Impor Kilang dan BBM Masih Tak Terhindarkan
Angke Hulu Siaga 1, 154 RT di Jakarta Tergenang Akibat Hujan Tak Henti