Tito Usul Inpres Khusus untuk Percepatan Pemulihan Pascabanjir Aceh Utara

- Kamis, 22 Januari 2026 | 17:35 WIB
Tito Usul Inpres Khusus untuk Percepatan Pemulihan Pascabanjir Aceh Utara

Tapi, ada catatan penting. Setelah status darurat dicabut, semuanya harus kembali ke aturan normal. Proses pengadaan akan melalui lelang terbuka lagi, yang bisa makan waktu berbulan-bulan. Nah, di sinilah Tito punya usul. Ia ingin ada kebijakan khusus di masa transisi pascabencana, semacam Instruksi Presiden, yang mengizinkan mekanisme luar biasa.

"Saya usulkan semacam ada Inpres-lah gitu ya, untuk dalam masa [bencana], di tempat bencana ini. Proses apa namanya itu, pengadaannya dilakukan dengan mekanisme yang juga extraordinary. Jangan yang reguler. Kalau reguler, saya takut nanti lambat,"

jelasnya. Harapannya sederhana: bantuan tidak tersendat, dan pemulihan bisa lebih cepat.

Secara umum, situasi di Aceh Utara mulai menunjukkan titik terang. Menurut pengamatan Tito yang sudah beberapa kali berkunjung, lalu lintas sudah normal. Aktivitas ekonomi dan pendidikan di Lhoksukon juga berjalan, meski tenda-tenda pengungsian masih terlihat. Rumah sakit berfungsi dengan baik.

Namun begitu, perhatian ekstra masih sangat dibutuhkan di daerah pedalaman. Itulah fokus berikutnya.

Penanganan bencana skala seperti ini, tentu saja, melibatkan banyak pihak. Pemerintah pusat lewat BNPB, DanaTara, serta kementerian-kementerian seperti PU, Sosial, Kesehatan, dan Pendidikan turun tangan. Terutama untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan anggaran besar. Semuanya bergerak, dengan satu tujuan: memulihkan kehidupan warga Aceh Utara secepat mungkin.


Halaman:

Komentar