"Lokasi pencarian kita fokuskan di zona serpihan. Tim di lapangan juga kita koordinasikan untuk memastikan anjing ini bisa diturunkan dengan aman ke spot yang dimaksud," jelasnya lebih lanjut.
Menurut sejumlah saksi di lapangan, medan yang terjal dan kabut tebal sempat menjadi kendala utama. Namun begitu, laporan dari tim yang lebih dulu berada di atas menyatakan kondisi sudah jauh lebih kondusif. Itulah alasan mengapa bantuan khusus ini baru bisa dikerahkan sekarang.
"K-9 baru bisa diturunkan hari ini karena cuaca akhirnya memungkinkan. Tim konfirmasi dulu dari atas, baru kita pastikan untuk mengirim mereka," beber Husni.
Suasana di posko terlihat lebih bergerak. Harapan untuk menemukan korban yang tersisa kini bertumpu pada insting tajam sang anjing dan ketelitian para personel di medan yang masih sulit itu.
Artikel Terkait
Kompolnas Soroti Dukungan Anggaran untuk Ditres PPA dan PPO yang Baru Diluncurkan
Kebakaran Hanguskan Rumah di Kwitang, 60 Personel Dikerahkan
Genangan Air di 60 Desa Pati, Warga Berharap Solusi Baru Usai Kasus Bupati
Jenazah Tujuh Tahun Raib dari Kuburan, Polisi Selidiki Motif Tak Lazim