Untuk memandu jalannya dewan, Gedung Putih sudah menunjuk tujuh orang sebagai Dewan Eksekutif Pendiri. Susunannya cukup menarik: ada Menlu AS Marco Rubio, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff, dan menantunya Jared Kushner. Dari luar AS, ada mantan PM Inggris Tony Blair. Lalu miliarder AS Marc Rowan, kepala World Bank Group Ajay Banga, serta wakil penasihat keamanan Gedung Putih Robert Gabriel.
Lantas, siapa saja yang sudah mau gabung?
Seorang pejabat senior Gedung Putih yang minta namanya tak disebut mengungkapkan fakta. Dari sekitar 50 undangan yang dikirim, sekitar 35 pemimpin dunia sudah berkomitmen untuk ikut serta.
Negara-negara Timur Tengah mendominasi daftar yang setuju. Israel, Arab Saudi, UEA, Bahrain, Yordania, Qatar, dan Mesir ada di dalamnya. Dari blok NATO, Turki dan Hungaria juga menyatakan bergabung.
Tak hanya itu. Beberapa negara lain dari berbagai benua pun ikut meramaikan. Indonesia, Maroko, Pakistan, Kosovo, Uzbekistan, Kazakhstan, Paraguay, Argentina, hingga Vietnam disebut-sebut telah mengumumkan kesediaannya.
Jadi, meski disambut dengan sikap waspada oleh beberapa sekutu, inisiatif Trump ini rupanya sudah menarik cukup banyak peminat. Tinggal menunggu bagaimana dewan ini benar-benar bekerja nantinya.
Artikel Terkait
Jakarta Masih Berjuang, 17 Ruas Jalan dan 12 RT Terendam hingga Siang Ini
Flyover Pesing Tergenang Lagi, Saluran Tersumbat Jadi Biang Kerok
Hujan Deras Pagi Ini, Jalan Asia Baru Kebon Jeruk Tergenang 30 Cm
Trump Keliru Sebut Islandia Saat Bicara Greenland di Forum Davos