Nah, laporan perkosaan itu seperti memantik bensin. Usai melapor, polisi bergerak cepat dan meringkus empat orang. Tapi, ini justru memunculkan pertanyaan besar dari warga. Kok bisa? Ternyata, suami dari perempuan yang diusir yang juga merupakan bapak tiri korban ikut terlibat dalam kejahatan itu. Warga pun geram, merasa dipermainkan.
Kapolsek Sewon, AKP Sutrisno, membenarkan kronologi penangkapan. Ia tak menampik bahwa keluarga korban memang punya citra buruk di mata tetangga.
"Jadi memang ibu dan bapaknya tidak disukai warga karena tabiatnya yang jelek," jelas Sutrisno.
Ia menambahkan, "Ditambah itu tadi, melaporkan warga terkait kasus dugaan perkosaan tapi bapak tiri korban ternyata ikut serta."
Jadi, ini cerita yang kompleks. Di satu sisi ada korban yang butuh perlindungan, di sisi lain ada kemarahan warga yang sudah menumpuk karena ulah orang tuanya. Situasinya berlapis dan sama sekali tidak hitam putih.
Artikel Terkait
Pemerintah Cabut HGU 85 Ribu Hektar di Tanah TNI AU, Nilainya Rp 14,5 Triliun
Peralatan Tempur dan Genangan: Kisah Para Pekerja Bertarung dengan Hujan yang Awet
Golkar MPR Siapkan Obligasi Daerah untuk Atasi Tekanan Anggaran
Pascabencana Sumatera, Sekolah Berjalan dengan Sistem Darurat