Indonesia-Jerman Perkuat Kolaborasi Lingkungan di Kancah Global

- Kamis, 20 November 2025 | 10:45 WIB
Indonesia-Jerman Perkuat Kolaborasi Lingkungan di Kancah Global

Di sela-sela hiruk-pikuk COP30 Brasil, Indonesia dan Jerman menyelenggarakan pertemuan bilateral yang cukup penting. Fokusnya? Memperkuat kolaborasi kedua negara dalam hal perlindungan lingkungan dan aksi iklim yang konkret.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan tujuan pertemuan ini dengan cukup gamblang. "Intinya, kami ingin meningkatkan dan memperdalam kerja sama di bidang lingkungan dan aksi iklim," ujarnya usai bertemu dengan Menteri Federal Jerman, Carsten Schneider, Kamis (20/11/2025).

Hanif tak cuma sekadar bicara. Ia membeberkan sejumlah bukti keseriusan Indonesia. Misalnya, penyerahan SNDC atau Second Nationally Determined Contribution. Lalu ada juga penyusunan Rencana Aksi Nasional, penerapan tata kelola karbon, serta pengembangan pasar karbon. Semua itu digarap serius.

Di sisi lain, Indonesia melihat peluang besar dari Jerman. Negeri itu punya keunggulan teknologi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Karena itulah, Indonesia ingin menggandeng Jerman untuk mempercepat transisi energi. Harapannya, transisi itu bisa berbasis alam, murah, dan terjangkau.

"Kami yakin, dengan pengalaman dan keahlian Jerman yang sudah diakui seperti dalam pengelolaan limbah berkelanjutan dan teknologi eko-inovasi kemitraan kita bisa menghasilkan solusi yang canggih sekaligus efektif," tambah Hanif, terutama dalam konteks Green Deal Uni Eropa.

Ia menutup dengan harapan. "Kami menantikan pertemuan yang produktif hari ini, dan tentu saja, kerja sama lebih lanjut dengan Jerman."

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar