Antrean kendaraan membludak di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Situasi padat ini memaksa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk angkat bicara dan meminta maaf kepada para calon penumpang yang hendak menyeberang ke Banyuwangi, Jawa Timur.
“ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian pengguna jasa,” ujar Sekretaris perusahaan, Windy Andale, seperti dilaporkan Antara, Senin (16/3/2026).
Rupanya, ada upaya khusus untuk mengurai kemacetan panjang itu. Di Dermaga III Pelabuhan Ketapang, kini diberlakukan pola penuh ‘tiba bongkar berangkat’ atau TBB. Intinya, kapal feri yang sampai di dermaga itu hanya akan menurunkan penumpang dari Bali, tanpa mengangkut kendaraan baru dari sisi Banyuwangi. Pola ini diharapkan bisa mempercepat putaran kapal.
“Pemberlakuan pola penuh TBB di Dermaga III Pelabuhan Ketapang mulai diterapkan hari ini, 15 Maret 2026, sebagai bagian dari percepatan layanan,” jelas Windy.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Modus dan Rute Pelarian Pelaku Penyiran Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
KPK Sita Uang Tunai Rp 1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR dalam OTT Bupati Rejang Lebong
Muhammad Abdul Ghani Resmi Gantikan Agus Sutomo sebagai Dirut PT Agrinas Palma Nusantara
Polri Bentuk Tim Gabungan Usut Penyegelan Air Keras ke Aktivis KontraS