Kunjungan anggota Komisi III DPR, Machfud Arifin, ke Markas Korlantas Polri Rabu lalu ternyata menyisakan kesan yang cukup positif. Ia tampak antusias membicarakan sejumlah terobosan teknologi yang digarap jajaran di bawah pimpinan Irjen Agus Suryonugroho.
Menurut Machfud, pemanfaatan piranti digital itu terbukti ampuh. Tidak cuma buat mengurai kemacetan, tapi juga menegakkan aturan di jalan raya dengan lebih efektif.
"ETLE drone juga sebagai alat untuk bisa melakukan penegakan hukum, walaupun ini masih bersifat tidak stasioner, stasioner sudah ada, tetapi ini yang bersifat mobiling," jelasnya.
Ia melanjutkan, "Nah, mobiling dimanfaatkan untuk bisa membantu kelancaran, penegakan hukum, nah itu suatu terobosan yang baru."
Terobosan itu disebutnya sebagai langkah strategis. Soalnya, sistem yang mobile itu bisa menjangkau titik-titik yang mungkin terlewat oleh alat stasioner.
Machfud juga menyinggung momen Nataru 2025. Penggunaan teknologi disebutnya berperan besar. Angka kecelakaan bisa ditekan, sementara arus lalu lintas tetap terjaga kondusif.
"Dalam kegiatan yang kemarin, acara Nataru juga kita mengapresiasi, sangat lancar, menekan angka korban," tambahnya.
Yang menarik, inovasi digital ala Korlantas ini rupanya sampai menarik perhatian dunia. Delegasi Kepolisian Hong Kong yang notabene lebih dulu maju dalam urusan tata kelola lalu lintas justru datang ke Indonesia untuk belajar.
Mereka berdiskusi dan melihat langsung penerapannya di lapangan.
"Bahkan berdiskusi dengan Kepolisian Hong Kong yang sudah lebih maju dari sisi lalu lintas, dari sisi kepadatan, sekarang belajar dari kita untuk berdiskusi. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kakorlantas," tutup Machfud menandaskan.
Artikel Terkait
Polri Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp149 Miliar, Selamatkan 333.280 Jiwa
PMI Kota Tangerang Raih Akreditasi Paripurna, Wali Kota Apresiasi Kualitas Layanan Darah Berstandar Internasional
Cadangan Beras Nasional Tembus 5,2 Juta Ton, DPD Apresiasi Kebijakan Pangan Pemerintah
Kuwait Buka Kembali Ruang Udara Setelah Ditutup Akibat Konflik Iran-AS