Hari ini, meski situasi di lereng masih dilanda cuaca ekstrem sejak pagi, tim SAR memutuskan untuk tetap bergerak. Mereka punya tekad bulat: jenazah harus secepatnya dibawa turun.
"Operasi kami mulai lagi pukul 11.00 Wita tadi," jelas Andre Rumbayan. "Cuacanya memang berat, hujan dan angin kencang mencapai 20-25 knot. Tapi alhamdulillah, pukul 17.15 Wita kami sudah berhasil mencapai puncak dan memulai penurunan."
Dari puncak itulah perjalanan terakhir dimulai. Tim dengan hati-hati menuruni jenazah melalui medan yang sulit. Barulah sekitar pukul 20.00 Wita, mereka tiba di Desa Tompubulu, titik temu di kaki gunung, menandakan akhir dari misi evakuasi yang penuh tantangan ini.
Artikel Terkait
Prabowo Bawa Pulang Komitmen Inggris untuk 1.500 Kapal Ikan
KPK Berburu Tim 8, Jaringan Pemerasan di Balik OTT Bupati Pati
All In Rp 225 Juta: Tarif Fantastis Suap Jabatan Desa di Pati Terkuak KPK
Prabowo dan Starmer Perkuat Kemitraan Maritim di Downing Street