Palembang, Minggu pagi itu, Stadion Bumi Sriwijaya dipadati ribuan orang. Mereka bukan penonton sepak bola, melainkan para buruh dan pengemudi ojek online yang memenuhi panggilan apel besar. Di tengah mereka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berdiri, menyampaikan pesan yang menurutnya sangat krusial untuk saat ini: persatuan.
Dia tak menampik, situasi global belakangan ini memang memanas. Guncangan di luar negeri, kata Sigit, berpotensi memengaruhi keadaan di dalam negeri. Karena itulah, dia menyerukan semua pihak untuk tidak gampang terprovokasi.
"Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan," tegas Sigit di hadapan massa.
"Tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional."
Menurut Kapolri, peran kedua kelompok ini sangat strategis. Buruh adalah penggerak utama roda produksi. Mereka yang menopang industri dan pembangunan ekonomi kita.
Sementara itu, para pengemudi ojol punya peran lain yang tak kalah vital. Mereka jadi penghubung penting antara pelaku UMKM dan konsumen. Dengan begitu, perputaran ekonomi khususnya di sektor menengah ke bawah bisa terus bergerak.
Artikel Terkait
11 Titik Genangan Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta
Joey Pelupessy Beri Stabilitas, SK Lommel Imbangi Kortrijk
Menteri PU Buka Suara Soal Mundurnya Dua Dirjen, Tersangkut Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Berat
Israel dan AS Serang Iran, Korban Jiwa Berjatuhan dan Balasan Hantam Tel Aviv