Malam ini, jenazah pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung akhirnya berhasil dievakuasi. Setelah melalui perjalanan yang panjang dan melelahkan, jasad tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara di Makassar untuk proses identifikasi lebih lanjut.
"Langsung dibawa oleh ambulans ke RS Bhayangkara,"
kata Danrem 142/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, mengonfirmasi hal tersebut.
Sebenarnya, jenazah ini sudah ditemukan sejak Senin siang, tepatnya sekitar pukul 14.00 Wita, di sebuah lereng terjal. Namun, proses evakuasi langsung terkendala. Cuaca di gunung berubah jadi sangat buruk hujan badai disertai kabut tebal menyelimuti area, memaksa tim untuk menunda.
Artikel Terkait
Ribuan Ojol dan Buruh Kamtibmas Deklarasi Dukung Polri di Palembang
Warga Ampenan Menanti Kepastian Pembangunan Pemecah Gelombang
Hujan Semalaman Rendam 105 RT dan 19 Ruas Jalan di Jakarta
Tornado Tewaskan Empat Jiwa dan Rusak Parah Michigan Selatan