Namun begitu, usaha mereka tak semudah membalik telapak tangan. Hujan badai yang mengguyur sejak pagi menambah rumit situasi. Jalannya jadi licin, visibilitas berkurang. Tapi semangat tim di lapangan tak surut.
"Kondisi hujan lebat, pasti lelah. Tapi kita tetap semangat, berusaha secepatnya bisa membawa jenazah ini," kata Andre lagi, menggambarkan situasi di lapangan.
Di sisi lain, ada kabar sedikit meringankan. Satu jenazah korban lain, berjenis kelamin laki-laki, telah berhasil dievakuasi. Jenazah tersebut dilaporkan telah tiba di Kampung Lampesu, Desa Rompegading, Maros, pada hari ini juga.
Rencananya, jenazah akan segera dibawa ke RS Bhayangkara di Makassar untuk proses lebih lanjut.
"Korban pertama sudah sampai di Lampesu," ujar Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, di lokasi posko yang sama.
Artikel Terkait
Presiden Iran Tegaskan Akan Balas Serangan yang Diluncurkan dari Negara Tetangga
China Serukan Penghentian Segera Perang di Timur Tengah
Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran, Waspadai Cuaca Ekstrem
Trump Anggap Remeh Laporan Rusia Bantu Iran Serang Fasilitas AS