Sebuah foto pertemuan antara Duta Besar AS Tom Barrack dan Menhan Turki Yasar Guler tiba-tiba jadi perbincangan panas. Yang disorot adalah susunan tempat duduknya. Di kantor Kementerian Pertahanan di Ankara itu, Barrack terlihat duduk sendirian di posisi tengah. Sementara itu, Menteri Guler beserta sederet perwira tinggi militer Turki justru duduk mengapit di sampingnya.
Gambar itu langsung membanjiri media sosial, diserbu kritik pedas. Banyak yang menilai pose dalam foto tersebut terasa janggal, seolah-olah sang duta besar sedang mendominasi ruangan dan menempatkan tuan rumah dalam posisi inferior. Nuansa "gubernur kolonial" begitu kental dirasakan.
“Apakah orang ini seorang Duta Besar atau seorang gubernur kolonial?”
Itu pertanyaan keras yang dilontarkan anggota parlemen Turki, Luftu Turkkan, dari partai IYI lewat unggahan di X. Ia jelas tak terima dengan kesan yang muncul dari foto itu.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing