Foto Duta Besar AS di Ankara Picu Badai Kritik: Gubernur Kolonial atau Sekadar Protokol?

- Selasa, 20 Januari 2026 | 13:20 WIB
Foto Duta Besar AS di Ankara Picu Badai Kritik: Gubernur Kolonial atau Sekadar Protokol?

“Tidak ada yang berhak menggambarkan Turki dalam keadaan tidak berdaya seperti itu,” tegasnya.

Menurut laporan AFP, pertemuan itu sendiri berlangsung pada Jumat lalu. Barrack, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Donald Trump untuk Suriah, memang sedang berada di Ankara. Tapi justru dokumentasi resmi dari pihak Turki sendirilah yang memicu badai protes ini.

Di sisi lain, pihak Kementerian Pertahanan Turki berusaha meredam suasana. Sejumlah pejabat, seperti dikutip media lokal, membela bahwa pengaturan tempat duduk seperti itu bukanlah hal yang istimewa. Mereka bilang, protokol yang sama berlaku untuk banyak tamu penting lain yang bertandang ke kantor mereka. Intinya, ini bukan skema yang dikhususkan hanya untuk Tom Barrack.

Namun begitu, penjelasan itu tampaknya belum sepenuhnya meredakan gelombang kritik. Foto itu telah terlanjur menyebar, dan interpretasi publik terhadapnya sudah terbentuk kuat. Citra tentang dominasi dan ketidaksetaraan itu yang terus menguar, jauh lebih kuat dari penjelasan protokol.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar