Nasib baik ternyata menyertai sang ibu. Saat kejadian, sejumlah personel Bagian SDM Polres Tarakan sedang melakukan pembinaan fisik dengan para calon siswa Polri di area yang tak jauh dari sana. Teriakan histeris korban yang meminta tolong langsung menarik perhatian mereka.
"Anggota langsung berlari menuju sumber suara," lanjut Rusli, menggambarkan aksi spontan itu. Dengan sigap, mereka berupaya melepaskan gigitan buaya dari kaki korban. Binatang buas itu ukurannya cukup membuat bulu kuduk berdiri panjangnya kira-kira tiga meter, dengan lebar badan sekitar 40 sentimeter.
Setelah melalui upaya yang pasti menegangkan, korban akhirnya berhasil dibebaskan dari cengkeraman reptil itu. Kondisinya parah, terutama di bagian kaki. Tanpa buang waktu, polisi menggunakan kendaraan dinas mereka untuk membawa ibu tersebut ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Evakuasi dilakukan dengan cepat agar korban segera mendapat pertolongan medis.
Kejadian ini kembali mengingatkan warga akan bahaya yang mengintai di sekitar perairan. Meski aktivitas warga di waduk itu sudah biasa, ancaman dari penghuni asli seperti buaya selalu ada. Namun begitu, keberanian dan respons cepat para polisi dalam insiden ini patut diacungi jempol. Nyawa seorang warga pun terselamatkan.
Artikel Terkait
Kopi Hitam Nadiem: Kebijakan yang Sudah Jadi di Sidang Korupsi Chromebook
Gempa M 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami
Korsleting Alarm Motor Picu Kebakaran, 19 Kendaraan Hangus di Tempat Parkir Stasiun Bogor
PKS Anggap Peringatan SBY Soal Perang Dunia III Bukan Ramalan Kiamat