“Ada yang pegang paspor, dan ada yang paspornya disita sindikat. Ada yang statusnya 'overstay', dan ada yang masih punya izin tinggal yang valid di Kamboja,”
ujar Santo Darmosumarto menjelaskan situasi yang runyam itu.
Di sisi lain, niat mereka pun tak seragam. Meski banyak yang ingin segera menyelamatkan diri dan kembali ke Tanah Air, ternyata ada juga yang masih punya semangat bertahan. Masih berharap bisa dapat pekerjaan lain di negeri orang, meski pengalaman buruk baru saja mereka alami.
Jadi, meski gelombang kepulangan sudah dimulai, prosesnya masih panjang. Butuh waktu untuk menyelesaikan urusan dokumen dan imigrasi masing-masing orang. Suasana di KBRI pun dipastikan masih akan ramai di hari-hari mendatang.
Artikel Terkait
Anggota Satpol PP Banyuwangi Dikeroyok Saat Tegur Pesta Miras
KPK Tetapkan Bupati Cilacap Tersangka Pemerasan, Cak Imin: Kami Prihatin
Oknum Petugas di Pelabuhan Ciwandan Diduga Jual Tiket dengan Harga Lebih Mahal
Manchester United Kukuhkan Posisi Ketiga Usai Tundukkan Aston Villa 3-1