Keluarga Florencia Lolita Wibisono masih menggantungkan harapan. Wanita 32 tahun yang akrab disapa Olen itu tercatat sebagai salah satu awak pesawat ATR 42-500 yang jatuh di lereng Gunung Bulusarung, Pangkep. Hingga kini, mereka menanti kabar baik.
"Kita masih mengharapkan yang terbaik untuk Olen," ucap Suly Mandang, tante Olen, suaranya terdengar berat.
Suly saat ini mendampingi ibu Olen di Makassar. Kejadian ini tentu saja menjadi pukulan yang sangat berat bagi seluruh keluarga. Padahal, Olen masih sempat mengobrol dengan mereka pada Jumat lalu.
Memang, Olen dikenal sebagai sosok yang sangat perhatian. Dia selalu menyempatkan diri untuk menghubungi keluarganya, kapan pun ada waktu senggang di sela-sela tugasnya sebagai pramugari.
Artikel Terkait
Nilai TKA Jeblok: Alarm Terlambat dari Krisis Belajar yang Telah Mengendap Puluhan Tahun
Kembali Digeledah, KPK Periksa Pegawai MA Terkait Kasus Pencucian Uang
Dua Rekan Resbob Lepas dari Jerat Hukum, Hanya YouTuber Ini yang Hadapi Sidang
Kemenkum HAM Masih Tunggu Delapan Gugatan Lain ke MK Soal KUHP Baru