Suasana di Gedung Sasono Utomo, TMII, Minggu siang itu terasa istimewa. Bukan hanya karena pernikahan Agung Surahman, sekpri Presiden Prabowo Subianto, tapi juga karena kehadiran dua orang pemimpin negara. Presiden Prabowo dan Presiden ke-7 Joko Widodo hadir bersama, duduk berdampingan, menyaksikan ikatan janji pasangan tersebut.
Prabowo, dengan jas hitamnya, dan Jokowi, yang memilih jas biru tua, tampak akrab. Mereka sempat berbincang-bincang hangat usai menandatangani dokumen sebagai saksi. Prabowo mewakili mempelai pria, sementara Jokowi menjadi saksi untuk Aulia Mahardiana, sang mempelai wanita.
Setelah prosesi akad, kedua presiden itu pun menempati kursi yang telah disiapkan. Mereka tetap duduk bersebelahan, mengikuti rangkaian acara.
Acara ini seperti menjadi pertemuan para elite. Hadir pula sederet nama penting dari berbagai lini. Di antaranya, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menkominfo Meutya Hafid, hingga Mendagri Tito Karnavian. Dari lingkungan istana, terlihat Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menlu Sugiono.
Tak ketinggalan, Menpora Erick Thohir dan Mendikbudristek Brian Yuliarto juga hadir. Dari jajaran Wakil Mensesneg, Eko Suhariyanto dan Juri Ardiantoro turut memadati ruangan.
Nuansa pertemuan penting semakin kental dengan kehadiran Penasihat Khusus Presiden Luhut Pandjaitan. Dari kalangan TNI-Polri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak hadir. Juga terlihat Kepala BPS Amalia Widyasanti dan sejumlah pejabat lain seperti Nusron Wahid serta Saifullah Yusuf.
Rasanya, pernikahan pribadi ini sekaligus menjadi momen langka menyatukan banyak wajah familiar di panggung politik dan pemerintahan Indonesia dalam satu frame yang cair dan santai.
Artikel Terkait
Polisi Bekasi Tangkap Pria Diduga Cabuli Anak Laki-Laki di Cikarang Barat
De Zerbi Sambut Kedatangan Robertson ke Tottenham Usai Kontraknya di Liverpool Habis
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar GBK Berlaku Saat Yellow Run 2026, Dishub Siapkan Rute Alternatif
Pemprov Jabar Jamin Proyek TPPASR Legok Nangka, Siap Kelola 2.131 Ton Sampah per Hari