Khamenei Tuding AS dan Israel Dalangi Kerusuhan yang Tewaskan Ribuan Warga

- Minggu, 18 Januari 2026 | 09:50 WIB
Khamenei Tuding AS dan Israel Dalangi Kerusuhan yang Tewaskan Ribuan Warga

Demonstrasi yang mengguncang Iran selama lebih dari dua minggu itu meninggalkan luka yang dalam. Di tengah situasi yang masih tegang, Ayatollah Ali Khamenei akhirnya bersuara. Pemimpin Tertinggi Iran itu dengan tegas menuding aktor-aktor yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik kekerasan yang terjadi. Menurutnya, mereka bertanggung jawab atas tewasnya ‘beberapa ribu’ orang dalam protes anti-pemerintah itu.

Seperti dilaporkan Al-Jazeera pada Minggu (18/1/2026), Khamenei tak ragu menyebut nama.

“Mereka yang terkait dengan Israel dan AS menyebabkan kerusakan besar dan membunuh beberapa ribu orang,” ujarnya.

Dia bahkan menyebut Presiden AS Donald Trump secara langsung sebagai ‘kriminal’. Tuduhannya cukup spesifik: pemberontakan kali ini berbeda karena ada keterlibatan pribadi dari presiden Amerika. Ini bukan sekadar tuduhan biasa, tapi pernyataan yang menunjukkan tingkat kemarahan yang tinggi dari Tehran.

Di sisi lain, narasi resmi dari otoritas Iran semakin kencang menyoroti peran kekuatan asing. Sudah bukan rahasia lagi, rival geopolitik lama seperti Israel dan AS selalu menjadi sasaran tuduhan ketika terjadi gejolak dalam negeri. Kali ini, mereka dituding tak hanya memicu ketidakstabilan, tapi juga mengarahkan operasi di lapangan.

Namun begitu, Khamenei juga mencoba menyeimbangkan nada pernyataannya. Ada peringatan keras, tapi juga pesan untuk menahan diri.

“Kita tidak akan menyeret negara ini ke dalam perang,” katanya, sebelum melanjutkan dengan ancaman, “tetapi kita tidak akan membiarkan penjahat domestik atau internasional lolos tanpa hukuman.”

Pernyataannya itu, sejujurnya, tidak terlalu mengejutkan. Ini sebagian besar adalah penegasan ulang dari posisi Iran yang sudah lama dipegang. Hanya saja, ada penekanan baru: keterlibatan AS dituduh lebih dalam dan lebih langsung dibandingkan dengan kerusuhan-kerusuhan sebelumnya. Sebuah pesan yang jelas untuk konsumsi domestik dan internasional, bahwa Tehran merasa sedang menghadapi campur tangan yang lebih serius.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar