Sudah hampir seminggu berlalu, tapi air belum juga surut sepenuhnya di Patia dan Pagelaran, Pandeglang. Kecemasan warga kini bergeser dari sekadar menyelamatkan barang ke hal yang lebih mendasar: persediaan makanan dan air bersih yang kian menipis.
Endang, salah seorang warga Patia, mengaku stok logistik pangan di rumahnya mulai habis. "Bahan makanan pokok tinggal sedikit," ujarnya, Jumat lalu. Menurutnya, genangan air yang masih menggenang membuat aktivitas warga lumpuh total. Mereka kesulitan keluar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Namun begitu, masalahnya ternyata lebih kompleks. Endang menyebut, yang paling mendesak justru kebutuhan untuk kelompok rentan.
"Perlengkapan untuk bayi, pakaian layak pakai, plus kebutuhan ibu hamil, itu urgent juga," ungkapnya.
Banyak pakaian warga basah kuyup dan tak bisa dipakai lagi. Sementara untuk bayi, stok popok dan susu mulai langka.
Artikel Terkait
Indonesia Siapkan Prabowo Jadi Mediator Iran-AS, Tunggu Izin Kedua Pihak
Cap Go Meh Bogor: Pawai Ke-24 Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi
Karyawan Toko Rempah Tersangka Pembunuhan Sadis Majikan di Cisarua
Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Luwu Timur, Belum Ada Laporan Dampak