Di hadapan ribuan pelajar SMA, Kamis lalu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan pesan yang tegas. Masa depan lingkungan Riau, menurutnya, kini berada di genggaman generasi digital native. Ini bukan sekadar wacana. Melalui program 'Youth Green Policing Eco Academy', ia serius mengajak Gen-Z untuk ambil bagian dalam perubahan.
"Kita berkumpul bukan sebagai anak muda biasa," ujar Irjen Herry, suaranya penuh semangat.
"Kita bersatu dengan generasi yang punya misi mulia. Saya hadir di sini untuk memberikan pemahaman kepada adik-adik semua."
Menurutnya, karakter khas Gen-Z yang vokal dan mendambakan transparansi adalah modal berharga. Modal itu harus dipakai untuk menjaga keadilan lingkungan. Ia mendorong para pelajar untuk tak cuma aktif di lapangan, tapi juga jadi ujung tombak di dunia maya. Sebab, kekuatan mereka untuk menyebar luaskan kesadaran ekologis lewat digital itu luar biasa.
"Saya tantang kalian untuk jadi duta lingkungan digital," tegasnya.
"Ciptakan solusi inovatif bagi masalah lingkungan kita di Riau."
Di sisi lain, Kapolda juga menjelaskan bahwa Green Policing yang digaungkan Polda Riau adalah komitmen nyata penegakan hukum. Namun begitu, upaya kepolisian saja tak akan cukup. Dukungan dan aksi nyata dari masyarakat, terutama anak muda, mutlak diperlukan. Karakter action-oriented yang melekat pada mereka dinilai bisa memutus rantai perusakan alam yang sudah berlangsung lama.
Artikel Terkait
Menlu Perintahkan Evakuasi 15 WNI dari Teheran, Prosesnya Terkendala Penutupan Ruang Udara
Pemerintah Tegaskan Politik Bebas Aktif dan Dukungan untuk Palestina Pasca Pertemuan dengan Mantan Presiden
Hassan Wirajuda Soroti Syarat Kunci Mediasi Damai: Penerimaan Para Pihak yang Bertikai
Prabowo Bahas Dampak Serangan AS-Israel ke Iran dalam Forum Tertutup dengan Mantan Kepala Negara