Proses pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Rasuna Said akhirnya bergulir. Warga sekitar, jujur saja, berharap kerja ini bisa diselesaikan lebih cepat dari rencana. Mereka sudah lama menunggu.
Menurut rencana, total ada 109 tiang yang akan dipotong dan ditata ulang. Ini bagian dari upaya penataan kawasan secara keseluruhan. Nantinya, setelah tiang-tiang raksasa itu raib, giliran perbaikan jalan, trotoar, selokan, sampai lampu penerangan jalan yang akan dikerjakan.
Supaya nggak bikin macet, semua pekerjaan dilakukan malam hari. Mulai jam sebelas malam sampai subuh, pukul lima pagi. Rasuna Said kan emang terkenal padat, jadi pilihan waktu kerjanya harus tepat.
Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo, menegaskan bahwa tidak akan ada penutupan jalan total.
"Tidak ada penutupan jalan. Penutupan hanya di lajur lambat dan dilakukan staging. Arus dari lajur cepat tetap bisa masuk ke lajur lambat," jelasnya.
Untuk mengawasi situasi, Dishub bersama Satpol PP menyiagakan sekitar tiga puluh personel tiap malam. Metodenya sendiri cukup hati-hati: satu tiang diselesaikan per malam. Biar semua aman dan terkendali.
Artikel Terkait
Piazza Firenze Garut: Dari Sukaregang Menuju Sorotan Dunia Kulit
Kapolda Riau Tantang Gen-Z Jadi Duta Lingkungan Digital
Puncak Bogor Malam Ini: Antrean Kendaraan Mengular Hingga Larut
Perahu Kayu Mengarungi Genangan, Warga Pati Bertahan di Tengah Banjir Seminggu