Memang air sudah menunjukkan tanda-tanda surut. Namun begitu, jangan bayangkan kondisi sudah normal. Iwan menyebutkan, genangan yang tersisa masih cukup dalam untuk mengganggu aktivitas.
"Rata-rata sudah mulai turun, tapi ketinggiannya masih sekitar 20 sampai 70 sentimeter," imbuhnya.
Lima kecamatan yang terdampak meliputi Kendal, Ngampel, Pegandon, Brangsong, dan Kaliwungu. Banjir ini bukan datang dari satu titik saja. Air meluap dari lima sungai sekaligus yang membelah wilayah-wilayah tersebut: Sungai Kendal, Sungai Penut, Sungai Bedo, Sungai Waridin, dan Sungai Aji. Luapan massal itulah yang akhirnya menyatukan permukiman-pemukiman itu dalam satu genangan besar.
Artikel Terkait
Kapolri Ingatkan Dampak Ketegangan Timur Tengah di Buka Puasa Jawa Barat
Polisi Tangkap Pelaku Jambret Emas Ibu-Ibu di Batam, Datang Khusus dari Sumsel
Menteri Sosial Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Papua Barat
OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi IPO BEBS