Polisi Tangkap Pelaku Jambret Emas Ibu-Ibu di Batam, Datang Khusus dari Sumsel

- Rabu, 04 Maret 2026 | 21:15 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Jambret Emas Ibu-Ibu di Batam, Datang Khusus dari Sumsel

Batam – Aksi penjambretan yang selama setahun terakhir meresahkan warga, khususnya para ibu, akhirnya berhasil diungkap. Pelakunya, seorang pria berinisial MED, ditangkap di kampung halamannya di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Penangkapan ini diumumkan kepolisian pada Selasa (3/3/2026).

Bukan warga Batam. Itulah yang ditekankan oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. Tersangka sengaja datang dari Sumsel dengan satu tujuan: menjambret.

"Pelaku bukan warga Batam. Ia datang dari Sumatera Selatan dengan tujuan melakukan penjambretan," jelas Debby, Rabu (4/3).

Salah satu momen kejahatannya terekam jelas oleh CCTV warga di kawasan Kampung Tua Bengkong Laut. Rekamannya cukup mengerikan: seorang ibu tersungkur di jalan setelah pelaku menarik paksa kalung emas yang dikenakannya. Tarikan itu begitu kuat hingga korban terlempar dari sepeda motornya.

Menurut penyelidikan, MED sudah lima kali beraksi di Batam dalam setahun. Polanya konsisten: targetnya selalu ibu-ibu yang mengenakan perhiasan emas.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka sudah lima kali melakukan aksi penjambretan di wilayah Batam dalam satu tahun terakhir. Targetnya ibu-ibu yang memakai perhiasan emas," ucap Debby.

Modusnya terbilang sistematis. Pelaku awalnya memantau lokasi, mencari target yang tampak lengah. Begitu melihat kesempatan, ia langsung mendekat, menarik, dan kabur.

Namun begitu, aksi terakhirnya berakhir dengan korban luka. Saat itu, seorang ibu yang berboncengan dengan anaknya menjadi sasaran. Keduanya terjatuh dan mengalami luka-luka akibat tarikan paksa si pelaku.

"Pada kejadian terakhir, korban terjatuh bersama anaknya dan mengalami luka. Ini yang membuat kami bergerak cepat melakukan pengejaran," terangnya.

Yang menarik, polisi mengungkap pola lintas daerah dalam aksi MED. Setiap kali selesai menjambret, ia langsung pulang ke Musi Banyuasin untuk menjual barang curiannya. Uang hasil penjualan itu lalu dihabiskan di kampung halaman. Begitu uangnya ludes, ia kembali lagi ke Batam untuk mencari korban baru.

Saat ini penyelidikan masih berlanjut. Polisi mendalami kemungkinan ada korban lain yang belum melapor dan menelusuri rantai penjualan emas hasil jambretan. Masyarakat, terutama para ibu, diimbau untuk lebih berhati-hati. Mengenakan perhiasan mencolok di tempat umum memang perlu kewaspadaan ekstra.

Ditulis oleh Ridzky Kurniawan

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar