"Yang ketiga," lanjut Pras, "mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi yang tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran."
Proyek-proyek besar itu, jelasnya, pasti butuh SDM yang mumpuni di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Di sinilah peran kampus dan lembaga riset menjadi kunci.
Pendapat serupa datang dari Menteri Pendidikan dan Teknologi, Brian Yuliarto. Ia menyebut pemerintah sedang bersiap membangun sejumlah industri strategis. Proyek-proyek ini nantinya akan digerakkan oleh Danantara, dan jumlahnya cukup banyak mencapai 18 proyek.
"Mulai dari industri waste to energy, hilirisasi mineral, pangan, dan sebagainya," ujar Brian.
Ia berharap, dengan dana riset yang lebih besar, perguruan tinggi bisa memberikan backup penelitian yang kuat. "Sehingga kemandirian kita terhadap hilirisasi industri menjadi cukup tinggi," pungkasnya.
Jadi, lonjakan anggaran riset ini bukan sekadar angka. Ia adalah modal awal untuk menjawab tantangan besar yang sudah menunggu di depan mata.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Sasaran Israel di Tengah Eskalasi
Presiden Iran Sumpah Balas Dendam Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ramadan Ubah Jam Kerja di Belasan Negara, Termasuk yang Non-Muslim Mayoritas
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan