Di sisi lain, KBRI Yaounde sudah bergerak. Mereka meminta update soal kondisi kesehatan para ABK yang selamat, sekaligus menekankan agar hak-hak ketenagakerjaan seluruh awak, termasuk keluarga mereka, tetap dipenuhi oleh perusahaan.
“Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini,”
kata Heni, seperti dilaporkan kantor berita Antara.
Suasana tentu mencemaskan. Keluarga di tanah air menunggu kabar, sementara upaya penyelamatan berjalan dalam keheningan diplomasi. Semoga ada titik terang segera.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Sasaran Israel di Tengah Eskalasi
Presiden Iran Sumpah Balas Dendam Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ramadan Ubah Jam Kerja di Belasan Negara, Termasuk yang Non-Muslim Mayoritas
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan